Thursday, May 14, 2009

Bermain Tuhan

Ketika malam tiba dan Kelelapan membentangkan pakaiannya diatas wajah bumi, dia meninggalkan tempat tidurnya dan berjalan ke arah lautan dan berkata, "Lautan tak pernah tidur, dan didalam keterjagaannya ada hiburan untuk jiwa-jiwa tak tidur." Ketika dia sampai di pantai, halimun gunung telah mencapai daerah itu laksana selubung yang menghiasi wajah perawan. Dia menatap gelora ombak dan mendengarkan puji-pujian pada Tuhan memanjatkan doa pada kekuasaan abadi yang bersembunyi bersama Kalian- Kekuasaan itu berlari bersama gunung berapi, dan tersenyum melalui bibir-bibir bunga mawar dan bernyanyi bersama sungai-sungai. Kemudian dia melihat sebuah botol tergeletak diantara bebatuan karang. Secara kebetulan dia langkahkan kaki ke arahnya seperti ada kekuatan yang mendorongnya untuk melawan kehendak dia. Beberapa langkah dari botol itu, dia terhenti seolah dipengaruhi oleh kekuatan gaib*). Kemudian diambilnya botol itu dan kemudian dibuka dengan gemetar botol itu oleh dia sehingga kemudian muncul kepulan asap dengan sebuah suara muncul dari botol itu ditengah kesunyian malam ini.

"Yang menurunkan Cinta. Yang menciptakan Pemberontakkan. Yang mengagungkan Kebebasan. Adalah tiga perwujudan Tuhan. Dan Tuhan adalah ungkapan, dari kecerdasan Alam Semesta**). Terima kasih Tuan telah membebaskan aku. Aku akan menjadi hambamu, apa yang tuan pinta aku akan memenuhinya, silakan ajukan 3 permintaan."

Dia menjawab dengan gemetar, "Aku... aku, ingin gigiku putih lagi!"

"Baiklah, sesuai permintaan Tuan," Jin itu menjawab. Dan kemudian, cling, jin itu menyulap gigi dia dan memberinya cermin.

Sang manusia itu terkesima dengan giginya yang telah putih bersih, dan berkata, "Oh, Tuhan, bagaimana kau melakukannya jin? Ini mukjizat."

Sang jin berkata, "Permintaan yang kedua Tuan. Silakan Tuan ajukan!"

"Baiklah, aku ingin melihat Megawati Soekarnoputri sedang mandi! Apa kau bisa memenuhinya wahai jin?" Manusia itu menjawab.

Dan diberinya manusia itu penglihatan oleh sang jin, sehingga sang manusia itu merasakan syahwat yang dalam, "Oh, oh...!"

Setelah merasa cukup, sang manusia memberi tanda kepada jin, sehingga jin itu menanyakan apa permintaan ketiga dari tuannya itu.

Sang manusia yang sudah lemas itu menjawab, "Aku ingin 3 permintaan lagi!"

"Baiklah, permintaan pertama?" Jin itu bicara tanpa mengeluh.

Dan sang manusia menjawab, "Aku masih ingin melihat mahluk Tuhan dari golongan Hawa sedang mandi. Kali ini Beyonce Knowles?"

Dan jin itu kembali memberi penglihatan kepada sang manusia seperti sebelumnya. Dan kemudian permintaan selanjutnya sama seperti sebelumnya, Britney Spears, 3 permintaan lagi, Rihanna, Mariah Carey, 3 permintaan lagi, Angelina Jolie, Anggirasti, 3 permintaan lagi. Dan demikian seterusnya, sampai sang manusia itu hampir tenggelam oleh peluh dan pejunya.

"Silakan ajukan 3 permintaan lagi Tuan," Sang jin berkata tanpa heran.

"Aku ingin semua ini menjadi emas wahai jin!" Sang manusia kembali meminta.

"Baiklah Tuan," Sang jin memenuhinya dengan sekejap mata.

"Oh, emas! Sangat Banyak, aku kaya, kaya...!" Sang manusia takjub.

"Apa permintaan kedua Tuan?" Sang jin mulai heran, sampai akhirnya neraka tahu tentang jin dan manusia ini sehingga mengirim utusan.

"Aku ingin menjadi Achmad Mulyadi, wahai jin?" Sang manusia itu meminta.

Sang jin yang dibisiki utusan neraka tanpa terlihat oleh dia sang manusia, menjawab, "Tuan, pribadi Achmad Mulyadi disembunyikan oleh ALLAH. Aku tak bisa!" Sang jin mulai berkehendak dan meneruskan, "Mengapa Tuan tak meminta menjadi ALLAH saja, nama Tuan kan Robi!"

"Bagaimana kau tahu namaku Robi?" Dia berkata tanpa sadar dirinya mulai di jebak. Dan dia meneruskan, "Baiklah aku minta aku menjadi ALLAH!"

Sang jin menjawab, "Tuan tinggal mendeklarasikan saja sendiri!"

"Baiklah, namaku Robi dan saya ALLAH, saya Tuhan!" Sang manusia terjebak, dan kemudian petir menyambar dan sang jin tertawa karena menang. Kemudian Robi seperti terjebak dalam botol dan merenungi diri karena salah dan kufur.

Astagfirullahhal adzim.....................................................


*)Digubah dari sebagian prosa Terawang karya KAHLIL GIBRAN.
**)Karya KAHLIL GIBRAN.